Bertahan hidup sebagai warga +62. Negara selalu juara 1 — kamu berebut juara 2: aset terbanyak saat putaran habis, atau jadi yang terakhir belum bangkrut.
Giliran. Lempar 2 dadu lalu jalan searah jarum jam. Dadu kembar = ambil 1 kartu Takdir di akhir giliran.
START. Modal awal Rp10 juta. Tiap melewati START dapat gaji Rp1 juta.
Tanah. Mendarat di tanah kosong = boleh beli. Mendarat di tanah orang = bayar sewa. Lampung, IKN, Palu, dan Jogja milik negara sejak awal.
Rumah. Hanya bisa dibangun saat gajian. Maksimal 2 Rumah Subsidi, lalu naik jadi Rumah OKB di gajian berikutnya. Sewa ikut naik.
Takdir (biru). Bisa untung, bisa sial. Kartu Orang Dalam bikin Musibah berikutnya otomatis ringan.
Musibah (merah). Lempar 1 dadu: 5–6 ringan, 3–4 sedang, 1–2 brutal.
Pengadilan. Lempar 1 dadu: 5–6 menang Rp1 juta, 3–4 denda Rp1,5 juta + Lapas, 1–2 separuh uang disita + Lapas.
Lapas. Keluar dengan dadu kembar, bayar Rp1,5 juta, atau otomatis setelah 3 kali coba.
Petak lain. Tol Rp500 ribu lalu pindah ke tol berikutnya (melewati START tetap dapat gaji). Tilang Rp500 ribu. Pajak Tahunan Rp500 ribu per tanah. Parkiran Pungli Rp1 juta (gratis kalau punya Bandung). Bekasi: diculik UFO, skip 1 giliran.
Uang kurang? Rumah lalu tanah dijual paksa ke negara setengah harga (negara membayar dari kas). Masih kurang = bangkrut.
Selesai. Pilih 10, 20 (bawaan), atau 30 putaran, atau ∞ (sampai tinggal satu yang bertahan). Di mode ∞, mulai putaran 25 terjadi KRISIS: semua sewa jadi 2x. Kalau semua pemain manusia bangkrut, permainan langsung selesai. Online: tiap giliran punya waktu 60 detik; lewat dari itu dijalankan otomatis tanpa beli/bangun.
Aturan purwarupa ini disederhanakan untuk uji coba; kartu dan teksnya contoh, bukan materi resmi.